Kolaka, Sultraklik.id - Angka 42 ribu bukan jumlah yang kecil. Terlebih, jika angka tersebut berbicara tentang kebutuhan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Program bantuan perumahan yang diperjuangkan anggota DPR RI asal Sultra, Ridwan Bae, menjadi perhatian dalam momentum penyerahan simbolis bantuan perumahan yang turut dihadiri Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di tengah agenda pelantikan Ketua DPD dan jajaran pengurus Partai Golkar Sultra.
Kehadiran Ridwan Bae dan ASR dalam momentum tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di parlemen dalam mendorong program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Program bantuan perumahan tersebut disebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak di berbagai kabupaten dan kota di Sultra.
Bagi keluarga kurang mampu, rumah bukan sekadar bangunan dengan atap dan dinding. Di dalamnya terdapat rasa aman, perlindungan kesehatan keluarga, kepastian tempat tinggal, hingga kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Karena itu, program perumahan memiliki dimensi sosial yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar pembangunan fisik.
Ridwan Bae menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah layak merupakan bagian dari hak dasar masyarakat. Ia menyebut program tersebut sebagai salah satu bentuk perjuangan aspirasi rakyat yang dikawal melalui jalur parlemen.
Menurutnya, pembangunan perumahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Koordinasi dan komitmen antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta wakil rakyat dinilai penting agar program tersebut dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, turut menyampaikan apresiasi terhadap upaya Ridwan Bae dalam memperjuangkan program strategis nasional agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di daerah.
Pemerintah Provinsi Sultra, kata dia, siap memperkuat sinergi untuk memastikan program bantuan perumahan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Namun, pekerjaan penting tidak berhenti pada penyerahan simbolis. Pemerintah dan pihak terkait tetap perlu memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, kualitas bangunan memenuhi standar, serta penerima manfaat benar-benar berasal dari kelompok masyarakat yang berhak.
Sebab, keberhasilan program rumah rakyat tidak cukup diukur dari banyaknya unit yang diumumkan dalam sebuah kegiatan. Ukuran sesungguhnya adalah berapa banyak keluarga yang akhirnya dapat menempati rumah layak, aman, dan sehat.
Momentum tersebut juga berlangsung bersamaan dengan pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Sultra. Pertemuan Ridwan Bae dan Andi Sumangerukka sekaligus menjadi gambaran pentingnya membangun komunikasi lintas institusi dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Bagi Sultra, program 42 ribu unit perumahan membawa harapan besar. Apabila realisasi, distribusi, dan pengawasannya berjalan sesuai sasaran, manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pembangunan.
Pada akhirnya, rumah rakyat tidak membutuhkan banyak slogan. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang benar-benar sampai ke pintu rumah warga.
Sebanyak 42 ribu unit rumah kini menjadi angka besar yang menuntut pembuktian melalui realisasi dan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. (*)
Laporan: Redaksi Sultra Klik
Ridwan Bae dan ASR Kawal Program 42 Ribu Rumah untuk Masyarakat Sultra
A
Admin
01 November 2026 • 23:22 WITA
8